PEMBEKALAN CALON PENGAJAR PRAKTIK PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK hari keempat MODUL. : 2.2 ALUR BELAJAR AKTIVITAS CGP TAGIHAN CGP M ulai dari Diri (Awaludin) - Merefleksikan pengalaman diri dalam menghadapi sebuah krisis pribadi dan pengaruh krisis tersebut bagi dirinya sebagai pendidik. - Merefleksikan pengalaman seorang murid yang memiliki pemahaman diri, ketangguhan, dan kemampuan membangun hubungan yang positif dengan orang lain dan pengaruhnya terhadap pembelajarannya. Tidak ada karya/produk oleh CGP, CGP hanya diminta mengisi sejumlah questioner di LMS E ksplorasi Kon...
Popular posts from this blog
hadiah di kurikulum merdeka
Pemberian hadiah bukanlah bagian langsung dari Kurikulum Merdeka di Indonesia, yang fokusnya adalah memberikan fleksibilitas kepada guru dan sekolah untuk mengembangkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Namun, penghargaan atau apresiasi (termasuk hadiah) dapat diterapkan oleh guru sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang mendorong motivasi dan semangat belajar siswa. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, apresiasi atau hadiah mungkin diberikan untuk mendukung profil pelajar Pancasila, yang mencakup sikap gotong royong, kemandirian, dan kreatif. Guru dapat menggunakan berbagai cara untuk memberikan penghargaan, seperti memberi pujian, penghargaan simbolis, atau bahkan hadiah, selama tujuannya mendukung perkembangan karakter dan kompetensi siswa. Jadi, meskipun hadiah tidak secara eksplisit disebutkan dalam kurikulum, pendekatan apresiatif bisa menjadi bagian dari metode pendidikan di kelas.
Kepala sekolah yang ideal
Kepala sekolah mengatur dan mengambil keputusan dalam mengembangkan implementasi aturan disekolahnya dalam aturan yang professional. Tugas kepala sekolah sebagai manager menurut (C turney, N. Hatton, K.Laws, K.Sinclair, & D.Smith, 1992) 1) Mendukung guru dalam isuu masalah dan disiplin siswa; 2) memperlakukan guru dan tenaga profesi tidak dalam beda, tetapi sama;3)Memberikan kesempatan kepada guru dalam memberikan keputusan;4)Membangun hubungan dengan komunitas keluarga;5)Mengetahui kebutuhan individu dan keluarga;6)Peduli dengan anak. Dalam buku (C turney, N. Hatton, K.Laws, K.Sinclair, & D.Smith, 1992) ada 10 aturan : Membangun hubungan baik dengan sekolah Stimulasi dan motivasi staff dalam penampilan maksimal Mengetahui kebutuhan umum siswa Membuat keputusan Mengetahui kebutuhan staff Membangun pilsafat sekolah Membuat aturan sekolah Merencanakan Mendorong komitmen staffdan siswa untuk sekolah Ada staff konseling Dengan kata lain kit...
Comments
Post a Comment